Senin, 23 Januari 2023

Sejarah Berdirinya Mixue

Dilansir Food Talk, pada 1997, pendiri Mixue, yakni Zhang Hongchao, masih duduk di tahun keempat perkuliahan. Saat liburan musim panas, dirinya bekerja paruh waktu dengan berjualan es serut di sebuah toko minuman. Pada saat itulah, Zhang Hongchao menemukan ide dan peluang bisnisnya.

Perjalanannya dimulai dengan menjual es serut di sebuah toko minuman dingin, yang khusus membuat es serut. Zheng ketika itu bekerja paruh waktu, sambil menyelesaikan studinya.

Setelah beberapa saat bekerja di tempat penjual es serut, Zheng itu mengumpulkan keberanian untuk memulai bisnisnya sendiri. Saat itu, ia mendapatkan modal sekitar 4.000 yuan atau setara Rp 8 juta (kurs Rp2.000) dari neneknya.

Modal awal yang terbatas membuat peralatan tokonya juga sangat sederhana. Bahkan mesin untuk memproduksi es serutnya pun dirakit oleh Hongchao dengan membeli motor, meja putar, dan Pemotong. Produk utama toko ini juga terbatas, hanya ada es serut, es krim, dan smoothie. Setelah bisnisnya berangsur-angsur berkembang, ia mulai menjual teh susu di tokonya.

Dengan kegigihannya, Hongchao dapat memperoleh lebih dari 100 yuan (Rp 200 ribu) sehari. Namun ia mulai menemukan masalah, yakni produknya yang terpengaruh musim. Karena itulah, ia gagal dan toko pertamanya ini terpaksa ditutup.

Hongchao tidak menyerah seketika. Dengan keberaniannya, di tahun 1999 ia kembali mendirikan toko es serut berikutnya dan mengganti nama menjadi Mixue Bingcheng (MXBC). Berbagai tantangan pun ia hadapi selama bertahun-tahun, hingga barulah di tahun 2006 ia akhirnya menemukan tempatnya di pasaran.

Di tahun itu, sejenis es krim dari Jepang berbentuk seperti obor mulai muncul di Zhengzhou, bertepatan dengan Olimpiade Beijing 2008. Es krim itu yang kita kenal dengan nama es krim cone. Akibatnya, harga es krim, yang semula satu atau dua yuan, telah meningkat lima atau sepuluh kali lipat.

Dari sanalah, ia menemukan peluang bisnis dan berhasil menciptakan formula es krim yang murah. Ia pun berhasil mengeluarkan produk es krim seharga 2 yuan atau setara Rp 4.000, di saat toko lain menjual hingga 10 yuan (Rp 20.000). Bisnisnya pun berkembang pesat dan digandrungi banyak peminat kala itu.

Pada tahun 2007, ambisi Hongchao membawanya untuk membuka waralaba. Akhirnya di tahun itu, lusinan toko dibuka dengan cepat di Provinsi Henan, tempat kantor pusat berada. Bahkan satu tahun kemudian, jumlahnya mencapai 180 gerai. Dan pada tahun 2008 itu, Mixue Bingcheng secara resmi menjadi sebuah perusahaan.

Mixue Bingcheng diam-diam menjadi merek bubble tea tunggal terlaris di China, dengan pendapatan tahunan 6,5 miliar yuan (Rp 13 triliun) dalam setahun. DI 2018, Hongchao akhirnya melakukan ekspansi besar-besaran ke berbagai negara seperti Vietnam Singapura, Malaysia, hingga Indonesia.
Pada awal 2021, bisnis ini diperkirakan berhasil meraih pendapatan sebanyak 20 miliar yuan atau setara Rp 40 triliun, mengalahkan merek bubble tea premium lainnya.








Pendiri Boria

 Didirikan oleh tri, indri dan elvina


Selasa, 17 Januari 2023

MIXUE

Mixue cabang Hangtuah


Menu Fresh Ice Cream

  • Ice Cream Earl Grey Tea: Rp15.000
  • Ice Cream Jasmine Tea: Rp15.000
  • Lucky Sundae Strawberry Ice Cream: Rp18.000
  • Lucky Sundae Chocolate Ice Cream: Rp18.000
  • Boba Sundae: Rp18.000
  • Mi-Sundae Mango Ice Cream: Rp18.000
  • Mi-Sundae Oreo Ice Cream: Rp18.000
  • Berrybean Sundae Ice Cream: Rp18.000
  • Strawberry Smoothies with Ice Cream: Rp18.000
  • Mango Smoothies with Ice Cream: Rp18.000
  • Strawberry Mi-Shake Ice Cream: Rp18.000
  • Boba Shake: Rp18.000
  • Creamy Mango Boba: Rp24.000
  • Mocha Mi-Shake: Rp18.000
  • Coffee Smoothies: Rp18.000
  • Chocolate Cookies Smoothies: Rp18.000

Menu Milk Tea

  • Brown Sugar Pearl Milk Tea: Rp21.000
  • Pearl Milk Tea: Rp21.000 (M), Rp24.000 (L)
  • Oats Milk Tea: Rp21.000 (M), Rp24.000 (L)
  • Coconut Jelly Milk Tea: Rp21.000 (M), Rp24.000 (L)
  • Red Bean Milk Tea: Rp21.000 (M), Rp24.000 (L)
  • Milk Tea with 2 Topping: Rp21.000 (M), Rp24.000 (L)
  • Supreme Milk Tea: Rp24.000

Menu Real Fruit Tea

  • Fresh Squeezed Lemonade: Rp12.000
  • Passion Fruit Jasmine Tea: Rp22.000
  • Lemon Jasmine Tea: Rp14.000
  • Lemon Earl Grey Tea: Rp14.000
  • Mango Oats Jasmine Tea: Rp18.000
  • Hawaiian Fruit Tea: Rp24.000
  • Peach Earl Grey Tea: Rp18.000
  • Original Jasmine Tea: Rp12.000
  • Original Earl Grey Tea: Rp12.000
  • Americano Coffee: Rp14.000
  • Jasmine Tea with 2 Topping: Rp15.000
  • Earl Grey Tea with 2 Topping: Rp15.000
harga terbaru dipekanbaru(harga bisa berubah sewaktu waktu)

Sejarah Berdirinya Mixue

Dilansir Food Talk, pada 1997, pendiri Mixue, yakni Zhang Hongchao, masih duduk di tahun keempat perkuliahan. Saat liburan musim panas, diri...